Minggu, 05 Agustus 2012

Hanya MOTIVASI cukup MOTIVASI

SKRIPSI DWI NANDA HARIYANTO
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Beranjak dari sana, maka pendidikan merupakan aktifitas kompleks. Yang sudah barang tentu bukan sesuatu yang mudah. Sampai sekarang permasalahan pendidikan masih berkutat pada ketidak berhasilan pendidik dalam mengawal peserta didik mencapai tujuannya.
Diantara berbagai hal yang mempengaruhi proses keberhasilan pendidikan yaitu tenaga pendidik, sumber belajar, metode pembelajaran, sarana dan prasarana maka factor yang tidak bisa diabaikan sedikitpun adalah factor internal peserta didik itu sendiri.
Kekuatan internal, atau niatan atau spirit atau semangat dari peserta didik merupakan  modal terbesar. Maka menjadi factor penting adalah bagaimana seorang pendidik mampu memotivasi peserta didiknya untuk selalu memiliki dorongan yang tinggi dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Ketika peserta didik memiliki motivasi belajar yang tinggi. Upaya-upaya di atas normal akan mampu ia lakukan; belajra di luar jam pelajaran, belajar mandiri, antusias bertanya, mengerjakan tugas  dan lain-lain.
Maka merupakan kemampuan yang mutlak dimiliki oleh seorang pendidik adalah MOTIVATOR yang baik. Sehingga peserta didik tersugesti dan lebih jauh sampai taraf tersadar untuk selalu belajar dengan target dan tujuan tertentu.

KETIKA SESEORANG MEMILIKI MOTIVASI YANG JELAS IA SUDAH 

TIDAK MEMERLUKAN HAL LAIN UNTUK MELAKUKAN SESUATU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar